
Perjalanan laut menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Ambon dan Maluku. Jarak antarpulau membuat penumpang perlu menyiapkan perjalanan secara lebih cermat. Keselamatan dimulai sebelum naik kapal, bukan setelah berada di tengah laut.
Periksa Informasi Perjalanan
Pastikan jadwal, rute, titik keberangkatan, dan aturan bagasi melalui sumber resmi penyedia layanan. Perhatikan informasi cuaca dan kondisi laut dari lembaga berwenang. Jika kondisi dinilai tidak aman atau perjalanan ditunda, ikuti arahan petugas. Jangan memaksakan keberangkatan demi mengejar waktu.
Simpan tiket, dokumen identitas, dan kontak keluarga di tempat yang mudah dijangkau. Beri tahu keluarga tentang rencana perjalanan, termasuk perkiraan waktu tiba. Penumpang yang membawa anak, lansia, atau orang dengan kebutuhan khusus perlu menyiapkan pendampingan dan obat pribadi.
Pilih Perlengkapan yang Tepat
Gunakan pakaian yang nyaman, alas kaki tidak licin, dan pelindung dari hujan atau angin. Bawa obat mabuk perjalanan jika biasa diperlukan. Simpan barang penting dalam tas tahan air. Hindari membawa barang berlebihan karena dapat menghambat pergerakan saat keadaan darurat.
Pelampung harus digunakan sesuai petunjuk petugas. Jangan menggembungkan pelampung sebelum berada di luar kabin jika petunjuk keselamatan melarangnya. Kenali lokasi pintu keluar, jalur evakuasi, alat pemadam, dan titik berkumpul. Perhatikan pengarahan keselamatan, meski sudah sering bepergian.
Jaga Perilaku di Atas Kapal
Gunakan area yang diizinkan dan jangan duduk di pagar atau bagian kapal yang bukan tempat penumpang. Jangan menghalangi lorong, pintu, tangga, atau akses alat keselamatan. Awasi anak secara langsung. Hindari berlari ketika dek basah karena risiko terpeleset meningkat.
Jika muncul keadaan darurat, tetap tenang dan ikuti instruksi awak kapal. Jangan meloncat ke laut tanpa perintah atau kebutuhan keselamatan yang jelas. Bantu penumpang yang membutuhkan bantuan tanpa menghambat proses evakuasi.
Perjalanan laut aman membutuhkan disiplin bersama. Informasi yang benar, perlengkapan sesuai, dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi perlindungan utama bagi penumpang antarpulau.







